Friday, 24 May 2013

Aaaahh setelah sekian lama, akhirnya bisa nulis lagi di blog KAP. Geli rasanya lebih dari dua bulan tidak coret-coret disini, hehe. Oke, Fajar alias admin yang paling ganteng ini (*lirik hadi, kristian, frei lagi ngasah golok) akan sedikit memberi sebuah wacana yang sayang untuk dilewatkan. Baca ya!

Pasti di benak kalian pernah bertanya-tanya, "Salahkah menjadi introvert?". Benar kan? Kalau ngga benar berarti salah! Terlepas dari keinginan untuk merubah sifat dan mereka yang benci menjadi introvert.

Kenapa? Karena banyak orang-orang sekitar yang meng-cap negatif orang-orang seperti kita. Seperti ada orang yang bilang, "Introvert itu sombong!"
Benarkah introvert sombong? Jawabannya tidak. Mereka hanya tidak suka basa-basi. Bagi mereka, diam itu bukan berarti tidak mengerti atau tidak peduli, tetapi menganalisa keadaan. Namun, hal ini seringkali tidak dapat diterima dalam banyak situasi dan kondisi sehingga para introvert akan mengalami tekanan.

Introvert biasanya jarang memulai menyapa orang lain. Inilah yang menjadi dasar pemikiran orang-orang bahwa introvert itu sombong. SALAH BESAR! Orang introvert tidak menegur bukan berarti menganggap orang lain tidak ada, tidak penting, atau bagaimana. Seperti diatas tadi, introvert tidak suka basa-basi atau omong-omong kecil yang tidak penting. Mereka hanya akan menyapa pada orang-orang terdekat yang mereka kenal akrab. Sebenarnya itu adalah hal yang wajar bagi seorang introvert.

"Introvert itu, tidak sopan!"
Nahlo, apa lagi ini? Kok tidak sopan?
Aku sudah bosan menjelaskan bahwa orang introvert memang tidak suka berbasa-basi, termasuk untuk mengucapkan selamat, seperti selamat pagi, selamat jalan, selamat tinggal, ataupun selamat ulang tahun. Kami hanya memberikan sapaan seperlunya kepada teman tatkala berpapasan. Namun karena jumlah ekstrovert lebih banyak, masyarakat menjadi cenderung memberikan tekanan dan akhirnya anggapan demikian yang terjadi.
Sepertinya tidak suka basa-basi merupakan ciri khas introvert. Namun yang perlu diperhatikan pula adalah walaupun pribadi introvert tak suka basa-basi, namun bukan berarti mereka tidak bisa menyelipkan humor dalam pembicaraan mereka. Justru mereka biasanya memiliki unsur humor yang unik dan berbeda dengan orang-orang ekstrovert.

"Introvert hobi banget menyendiri!"
Nah, kalau ini tidak bisa dipungkiri lagi. Memang iya. Seorang introvert adalah pemikir yang dalam dan cenderung lebih suka memasuki dunia khayalan untuk merenung secara kreatif. Bagi seorang introvert, suasana ramai membuat tenaga mereka cepat terkuras. Oleh karena itu biasanya mereka hanya sekali-sekali berinteraksi, kemudian diam. Dan karena sumber energi introvert berasal dari dirinya sendiri, maka mereka membutuhkan waktu untuk menenangkan diri setelah lelah melakukan interaksi. Akan tetapi itu bukan anti-sosial dan bukan pula gejala frustasi atau depresi. Bagi orang introvert, kesendirian itu sama seperti menyegarkan pikiran dan mengumpulkan informasi yang didapat setelah sebelumnya melakukan sosialisasi.

Ketika sedang stress, introvert lebih senang menyendiri atau hanya mau berbagi kepada satu atau dua orang yang mereka percaya. Bagi introvert, suasana sepi adalah suasana yang memberikan mereka kenyamanan. Namun seorang introvert tidak juga sepenuhnya senang menyendiri. Mereka hanya tidak terlalu suka berkumpul berada dalam suasana keramaian.

Bagaimana sobat KAP? Bagaimana menurut kalian? Salahkah menjadi introvert?

8 comments:

Akira Putri Chan said...

saya seorang introvert, malah mungkin kalo diberi level entah udah level berapa. masalahnya gini, saya sampai disuatu kondisi dimana saya muak melihat orang yang terlalu banyak bicara dan terlalu Pede. bagi saya mereka itu seperti "tong kosong yang nyaring bunyinya", toh pemikiran dan tujuan hidup saya rasa saya yang paling mulia.., dan akhirnya saya merasa menjadi mahluk yang paling mulia diantara orang-orang yang tong kosong tadi..., terkecuali emang ada orang yang saya kagumi dan dia emang bukan hanya sekedar bicara tapi emang udah ada tindakan nyata menjadikan hidupnya lebih mulia baru saya merasa perlu belajar dari orang ini..

menurut saya hal itu wajar saja, dan selama menjadi introvert sama sekali tidak membuat saya minder., malah membuat saya semakin sombong karena saya merasa lebih baik dari orang lain yang sok pede...

Yadi Glastra said...

Banyak tokoh-tokoh besar dunia yang memiliki sifat introvert, saya kira kalau tidak ada mabusia introvert dunia ini rasanya tidak akan berjalan

ex said...

colek #akira, maaf bukan mau menyela, tapi menurut saya anda itu bukan seorang yang penyediri tetapi anda itu adalah seorang yang sombong dengan apa yang anda miliki, anda memiliki kelainan sifat dimana semua orang yang menurut anda tidak sesuai dengan hati anda, anda cap sebagai orang sok pede dan sebagainya,, sekali lagi saya tekankan bahwa orang seperti anda bukanlah seorang yang mneyukai kesendirian tetapi orang yang tak bisa menerima orang yang tak sesuai kehendak anda,

copashumor said...

yeee

sakura said...

Sedih tau kadang jd org introvert.Kita di cap terlalu seriuslah.Dan baxk banget yg seolah menjudge kita aneh.Padahal kt cm berusaha jd diri sendiri.Sy kdang jg risih tiap menyendiri buat nulis ato internetan d blg diam mulu.Bahkan pernah di kira kerasuksn.Bukan diri sy yg membuat sy benci tp pandangan org ke sy yg sering buat sy sakit hati.Harap org ekstro yg baca tulisan ini,harap diam ato mengerti kami yg intro.Jgn seenakx ngejek.Intro pux perasaan yg cepat terluka.Mengatai mereka sama dgn membunuh karakterx.Sy merasakan dan tau gak?tiap malam sy selalu mikir apa ad yg salah dgn karakterq stdkx spya org gak ngtai sy.

Anonymous said...

Hai!saya seorang remaja yg introvert,dan keluarga saya selalu memarahi saya karena saya selalu sendiri dan tidak berinteraksi dg org lain.setiap hal itu terjadi saya selalu bertanya tanya pada diri sendiri dan terkadang menyalahkan diri sendiri.salahkah jika saya seorang introvert? Haruskah saya mengubah diri agar menjadi seorang ekstrovert? Namun setelah membaca blog ini saya sadar bahwa menjadi introvert bukanlah sebuah kesalahan,dan bukan hanya saya seorang yg merupakan introvert.namun masalahnya,bagaimana cara memberi tahu orang orang bahwa menjadi introvert bukanlah sebuah kesalahan? Bagaimana saya harus menjelaskan pada keluarga saya bahwa menjadi seorang intovert tidaklah salah? Terimakasih sebelumnya:)

Anonymous said...

Saya juga introvert, bahkan saya pernah mendapatkan julukan "orang terpendiam" satu fakultas saat mengikuti suatu kegiatan dan itu sangat menyedihkan dan menyakitkan. Saya sangat kaget ada nominasi itu. Setelah mendapatkan julukan itu saya bahkan sangat sangat malu. Bukan malu kepada semua orang yg disitu tapi malu dengan anggota regu saya dan kakak mentor saya. Bahkan setelah maju kedepan, saya tidak berani kembali ke regu saya. Saya sedih karena tidak dapat menjadi anggota yg dibanggakan di regu saya dan sangat takut melihat ekspressi wajah regu saya ketika melihat saya. Saya mengikuti kegiatan itu dengan baik. Saya juga selalu berpikiran positif terhadap semuanya. Bahkan saat majupun saya mencoba untuk tetap tersenyum walaupun di dalam hati itu sangatlah menyakitkan. Saat itu bahkan saya mencoba untuk memberanikan diri untuk berkenalan dan berbaur, tetapi kenapa antara ratusan orang saya lah yg terpilih. Setelah mendapatkan julukan ini lantas tidak membuat saya untuk berubah bahkan membuat saya menjadi lebih introvert, karena saya sangat sangat memikirkan apa yg orang lain pikirkan tentang diri saya. Terkadanh introvert lebih sering mementingkan orang lain dibandingkan diri sendiri.

zuNaZunA ZuUnNiII said...

Saya juga seorang yang intvert, hal yang paling sulit adalah ketika berada dilingkungan baru, menyesuaikan diri dengan lingkungan amatlah sulit. Menyapa setiap orang sudah saya lalukukan tapi untuk konko dan sekedar hahahuhu menurut saya itu berlebihan jika dilakukan di tempat kerja dan bukan pada jam istirahat.

Tentang KAP

Selamat datang di keluarga kecil Komunitas Anak Pendiam!

Komunitas Anak Pendiam atau sering disingkat dengan KAP. Merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh anak-anak pendiam dari seluruh penjuru Indonesia. Kami berharap komunitas ini bisa menjadi tempat bertukar cerita, bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalani hidup sebagai pendiam.

Mari bergabung di grup KAP (Komunitas Anak Pendiam)..

Terpopuler