Monday, 23 February 2015

Halo! Terimakasih KAP ucapkan kepada para sobat KAP yang setia berkunjung dan membaca artikel di blog ini. Kali ini KAP membawa artikel menarik lainnya, yang tentu saja wajib untuk dibaca.

Hikikomori. Kata itu terasa tidak asing di telinga kita. Bisa jadi salah seorang dari sobat KAP ada yang merasa dirinya adalah seorang hikikomori. Tapi mungkin ada sobat KAP yang masih bingung sebenarnya hikikomori itu apa? Apakah sama dengan introvert?

anime hikikomori
Hikikomori berasal dari bahasa Jepang, yang memiliki arti menarik diri, atau mengurung diri. Menurut Wikipedia, hikikomori adalah istilah Jepang untuk fenomena di kalangan remaja atau dewasa muda di Jepang yang menarik diri dan mengurung diri dari kehidupan sosial. Merupakan orang yang menolak untuk keluar rumah dan mengisolasi diri dari masyarakat dengan terus menerus berada di dalam rumah dalam jangka periode lebih dari enam bulan.

Hikikomori merupakan penyakit psikologis sosial yang menghantui masyarakat dan pemerintah Jepang. Seperti kita ketahui bahwa Jepang merupakan negara maju terbesar di Asia. Tidak hanya maju dalam segi ekonomi, melainkan juga maju dalam bidang teknologi, pendidikan, serta informasi. Namun imbalan dari kemajuan tersebut, Jepang mengalami kemunduran dalam bidang sosial. Tingkat stress yang semakin tinggi turut andil dalam kemunduran sosial di Jepang. Kemajuan juga mengubah cara bergaul di masyarakat. Penindasan terhadap orang yang lemah oleh orang yang kuat. Penindasan itu akan berujung pada mindernya orang lemah, yang pada akhirnya akan menarik diri atau justru mengakhiri hidup.

Menurut Japanese Station, sekitar 1% populasi di Jepang adalah hikikomori. Artinya 100-320 ribu orang di Jepang adalah hikikomori. Rata-rata mereka berusia 13-14 tahun, walau kadang ada yang menjadi hikikomori lebih dari 10 tahun.

Penyebab hikikomori
hikikomori
Faktor penyebab seseorang mengalami hikikomori tidak begitu jelas. Namun Japanese Station menyebutkan bahwa kebanyakan menyalahkan faktor keluarga, di mana hilangnya figur seorang ayah karena bekerja dari pagi hingga larut malam, sehingga tidak ada waktu antara ayah dan anak untuk berinteraksi. Sikap ibu yang selalu memanjakan anaknya juga disinyalir menjadi penyebabnya. Tekanan di sekolah seperti bullying. Belakangan diduga pengaruh maraknya video game dan anime di Jepang yang begitu menggoda juga menjadi penyebab.

Apakah hikikomori dan introvert itu sama?

Sedikit sama.
Introvert adalah orang yang memiliki ketertarikan terhadap diri sendiri atau tertutup. Tidak semua introvert membenci atau takut dengan kehidupan sosial. Banyak introvert yang senang bersosial di masyarakat. Sedangkan hikikomori sepenuhnya menarik diri dan mengurung diri dari kehidupan sosial di masyarakat.
Seorang introvert terlihat sama dengan kebanyakan manusia lain. Mereka juga sekolah, bekerja, dan melakukan hubungan sosial lainnya. Berbeda dengan hikikomori. Hikikomori cenderung selalu di dalam kamar, tidak pernah keluar dalam jangka waktu lama.

mengurung diri

Lalu apa yang mereka lakukan di dalam kamar?
Tentu saja hanya bergulat dengan dunia maya, menonton anime, membaca manga, melakukan hobinya di dalam kamar, bahkan ada beberapa yang melakukan aktivitas makan dan buang air kecil di dalam kamar. Hikikomori memenuhi kebutuhan hidupnya dengan cara keluar setiap sebulan sekali, untuk berbelanja membeli perlengkapan "mengurung diri". Mereka tidak bekerja, namun tetap mendapatkan pasokan uang dari orang tua atau keluarga.

Miris memang. Saat ini, Jepang masih kerepotan dalam menangani kasus hikikomori. Namun tidaklah hanya di Jepang. Di Indonesia pun, wabah hikikomori bisa saja menyerang. Karena tidak dipungkiri lagi kalau media sosial sedang marak di kalangan masyarakat Indonesia. Membuat orang-orang lebih senang berekspresi di internet daripada dengan dunia di sekitarnya. Ada sebuah pepatah menarik,
"Media sosial mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat."
Hal itulah yang kelak akan membuat seseorang menjadi hikikomori. Hikikomori sendiri lebih senang berkomunikasi secara jarak jauh menggunakan media sosial daripada komunikasi langsung. Mereka nyaman hubungan jarak jauh dan tidak pernah bertemu sama sekali.


Bagaimana? Apa kalian termasuk hikikomori?

0 comments:

Tentang KAP

Selamat datang di keluarga kecil Komunitas Anak Pendiam!

Komunitas Anak Pendiam atau sering disingkat dengan KAP. Merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh anak-anak pendiam dari seluruh penjuru Indonesia. Kami berharap komunitas ini bisa menjadi tempat bertukar cerita, bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalani hidup sebagai pendiam.

Mari bergabung di grup KAP (Komunitas Anak Pendiam)..

Terpopuler