Saturday, 14 February 2015

Sebelumnya, perlu digaris bawahi. Tulisan ini dibuat bukan bermaksud mengajak sobat-sobat untuk tidak punya teman. Juga tidak membenarkan kalau tidak punya teman adalah hal yang bagus. Namun, tulisan ini ditujukan kepada para sobat KAP yang saat ini SEDANG tidak punya teman, dan galau karenanya.

Apakah teman adalah segalanya? Apakah tidak punya teman berarti kita manusia termalang sejagad?
Tidak! Ada banyak hal di dunia ini yang lebih penting untuk difikirkan daripada teman. Misal ibadah, kesuksesan, masa depan, dsb. Memang hidup akan semakin berwarna bila ada seorang teman atau sahabat yang selalu ada di sisi kita dalam keadaan suka maupun duka. Namun, tidak punya teman pun juga ada sisi positifnya bila kita gali lebih dalam. Apa saja kah itu?

1. Terhindar dari pergaulan bebas

pergaulan bebas
Ini adalah segi positif paling besar dari tidak punya teman. Tidak bisa dipungkiri lagi kalau model pergaulan jaman sekarang ini sangat miris, walau tidak semua. Tawuran pelajar, seks bebas, fenomena cabe-cabean, dll. Semua itu tergantung dari diri sendiri dan peran orang tua. Sesehat apa pergaulan, setiap orang yang memiliki pergaulan berpotensi untuk terpengaruh hal-hal itu. Namun, kalau tidak punya teman, kemungkinan sangat kecil terpengaruh dengan pergaulan bebas.


2. Bebas
Bebas
Bebas. Lepas. Melakukan apa pun yang kita suka. Namun bukan pergaulan bebas.
Mari kita simak percakapan dua sejoli berikut,
Derp: "Bro, kita makan di warung mpok Derpina, yuk?"
Derpanjul: "Ngga mau. makanan di sana ga ada yang cocok dengan lidah bangsawanku. Mending ke 'Ke Ef Si' aja."
Derp: "Aku alergi ayam, bro."
Derpanjul: "Kalau Mekdi, gimana?"
Derp: "Aku alergi restoran, bro."
Karena bingung, akhirnya mereka pulang dengan perut keroncongan.
Bayangkan kalau Derp pergi sendirian. Ia akan makan di manapun sesuka dia. Mau pergi ke mana saja, mau melakukan apa saja, tidak perlu mencemaskan ada teman yang tidak suka dengan keinginan kita. Namun, kebebasan ada batasannya.


3. Lebih banyak waktu merenung
merenung
Merenung itu perlu. Merenungi dosa-dosa kita, perbuatan kita, merenungi nasib, merenungi kejonesan ini. Semua orang wajib punya waktu untuk merenung. Kalau kita tidak punya teman, kita jadi sering sendirian, artinya kita akan punya banyak waktu merenung. Namun, segala sesuatu yang berlebihan juga tidak baik. Jadi, paling tidak kita bisa sering introspeksi diri, menuju kehidupan yang lebih baik.


4. Kreatif
ide kreatif
Ini merupakan salah satu akibat dari sering merenung. Di saat merenung, ide-ide akan berdatangan. Bila tebakanku benar, setiap orang introvert pasti memiliki setumpuk ide, gagasan, dan imajinasi di kepala mereka. Menunggu untuk segera di curahkan dalam bentuk karya. Dengan banyaknya waktu sendirian kita, tidak ada salahnya bila dimanfaatkan untuk membangun karya-karya tersebut. Dengan begitu, kita akan menjadi pribadi yang kreatif. Kreatifitas adalah barang termahal di dunia ini. Siapa tahu, salah satu diantara kita akan menjadi sukses seperti pencipta Apple. Aamiin.


5. Setia
kesetiaan
Kenapa setia? Karena seseorang yang tidak punya teman, akan bersusah-payah menjaga hubungan bila suatu saat nanti punya teman. Mendapatkan satu teman saja susahnya minta ampun, jadi setelah tercapai, ia tidak akan menyia-nyiakannya. Setia :')


Jadi, gimana? Masih galau karena tidak punya teman?
Ayolah, semua yang ada di dunia ini pasti ada sisi baik dan buruknya. Namun, apa kita hanya akan membuang waktu yang berharga ini untuk memikirkan keburukan dari suatu hal saja?


Mungkin sobat-sobat KAP ada yang mau menambahkan. Bisa di kolom komentar :)

Salam Pendiam!

1 comments:

yuli ah said...

Jadi semangat lagi baca artikel ini, sy tak punya teman dekat yg bisa diajak hangout setiap saat, kdg merasa sedih krna tak punya teman, teman dekat sy jauh semua rumahnya sy pun tak setiap saat bisa keluar bareng atau ngobrol bareng

Tentang KAP

Selamat datang di keluarga kecil Komunitas Anak Pendiam!

Komunitas Anak Pendiam atau sering disingkat dengan KAP. Merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh anak-anak pendiam dari seluruh penjuru Indonesia. Kami berharap komunitas ini bisa menjadi tempat bertukar cerita, bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalani hidup sebagai pendiam.

Mari bergabung di grup KAP (Komunitas Anak Pendiam)..

Terpopuler