Tuesday, 24 March 2015

Ada ekstrovert, pasti ada introvert. Itu sudah mutlak. Tidak dapat di ganggu gugat. Namun, jumlah ekstrovert yang lebih banyak daripada introvert, membuat introvert seolah kekurangan ruang gerak. Menurut Susan Cain, dalam buku "Quiet: The Power of Introverts in a World That Can't Stop Talking", sepertiga penduduk dunia adalah introvert Sementara itu, dua pertiga lainnya adalah ekstrovert.

Perbedaan jumlah itulah yang membuat ekstrovert menjadi sifat dominan manusia di dunia. Ekstrovert yang supel, mudah berkomunikasi, suka bersosialisasi membuatnya terlihat lebih manusiawi daripada introvert. Bahkan terkadang, introvert dianggap sebagai individu yang kurang ramah karena sifatnya yang tidak suka basa-basi.

Hal yang serupa tampaknya juga ditemui di dunia kerja. Tidak dipungkiri lagi kalau komunikasi yang baik adalah salah satu syarat utama yang diajukan oleh suatu perusahaan kepada calon pegawainya. Karena komunikasi selain untuk mempererat hubungan dengan rekan kerja, juga dapat memajukan kualitas SDM dan perusahaan tersebut. Banyak yang bilang bahwa introvert dengan kepribadiannya yang cenderung sebagai "pengikut", tidak akan pernah berhasil atau berkembang.

Namun, siapa yang bilang introvert tidak dapat bersinar di dunia kerja? KAP punya sedikit tips untuk kalian introvert agar dapat bersinar dan lebih percaya diri di dunia kerja. Cekidot!

Mengobrol dengan rekan sekantor
"Aku ini introvert! Mengobrol tidak mencerminkan aku banget."
Pasti pemikiran para introvert seperti itu. Namun, apa iya kita bekerja hanya sekedar kerja, diam di depan kerjaan, kerjaan kelar langsung pulang? Tidak. Hubungan baik dengan rekan kerja itu penting. Misal di saat kita mengalami kesulitan dengan pekerjaan kita, hanya rekan kerja yang dapat membantu kita.
mengobrol dengan rekan kerja
Lalu bagaimana caranya?
Susah-susah gampang. Sebuah perubahan hanya dapat dilakukan dengan mengambil langkah baru. Walau bertentangan dengan diri kita. Biasakan menyapa rekan-rekan kerja ketika datang. Sapaan ramah akan membuat siapa saja melihat kita sebagai pribadi yang enak diajak berteman. Dan di saat istirahat, ajak atau ikutlah rekan-rekan sekantor untuk makan siang bersama. Dengan sering bersama, maka rekan kerja kita akan nyaman dengan keberadaan kita. Paling tidak, kita tidak selalu terlihat sendirian. Dengan begitu, hubungan kita dengan rekan kerja akan berjalan mulus. Masalah komunikasi, lama-kelamaan akan menjadi mudah bagi kita seorang introvert.

Pilih "meja kerja" -mu sendiri
"Meja kerja" ibarat kamar pribadi kita di tempat kerja. Kenyamanan "meja kerja" berperan penting dalam kesuksesan kita dalam bekerja. Maka lokasi, tatanan, dan kestrategisan "meja kerja" perlu dipilih sesuai dengan keinginan kita.
meja kerja nyaman
Sebagian besar introvert senang menyendiri. Menurut mereka, dengan menyendiri dapat menemukan ketenangan. Itulah tips bagus dalam memilih "meja kerja" bagi introvert. Pilihlah lokasi yang tenang. Ketenangan bukan berarti harus menyendiri, paling pojok belakang, jauh dari rekan kerja. Carilah lokasi di mana orang-orangnya tenang, syukur dekat dengan orang-orang introvert juga. Paling tidak, kita tidak terlihat menyendiri. Dengan begitu, kualitas kerja kita juga akan meningkat.

Jangan lupa "charger"
Charger adalah alat untuk mengisi ulang energi. Makhluk hidup apa saja di dunia ini butuh energi. Tidak terkecuali introvert. Bila ekstrovert mendapatkan energi dengan cara bersosialisasi, kumpul-kumpul, dll. Introvert mendapatkan energinya dengan cara menyendiri atau menempatkan diri dalam ketenangan.
mendengarkan musik

Komunikasi dengan orang lain sangat menguras energi bagi introvert. Maka, jangan lupa untuk sejenak mengisi energi di kala bekerja. Tidak harus pergi ke suatu tempat yang sepi untuk menyendiri. Mendengarkan musik kesukaan bisa bermanfaat untuk merilekskan otak kita yang tegang. Atau dengan memejamkan mata sejenak ketika pekerjaan tidak terlalu banyak.

Introvert Memimpin? Why not?
pemimpin

Pemimpin selalu dipandang sebagai seorang yang tegas, supel, dan mudah berkomunikasi dengan anggota tim. Dan lagi-lagi, itulah yang menjadi kelemahan bagi seorang introvert. Tapi siapa bilang introvert tidak memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin? Sebagai seorang pemimpin, mendengarkan aspirasi dan suara dari anggota merupakan hal yang wajib dilakukan. Dan para introvert adalah juaranya! Beth Buelow, pendiri utama The Introvert Enterpreneur, mengungkapkan fakta bahwa introvert adalah pendengar yang baik, berpikir hati-hati sebelum berbicara atau bertindak. Implementasi ide dan rencana pun akan lebih matang dengan para pemimpin introvert karena keahliannya dalam analisa, juga kesabarannya dalam mendengarkan juga mengevaluasi setiap ide yang masuk.

Semua tips di atas memang terlihat mudah. Namun, lain ceritanya bila kita seorang introvert. Usaha, kemauan, komitmen dan keberanian bertindak adalah kunci utama sebuah perubahan dan kesuksesan. Tanpa itu semua, tidak akan mendapatkan hasil terbaik. Kita sebagai introvert tidak boleh kalah dengan ekstrovert

source: Inovasi Pintar

1 comments:

Nafortism G said...

harus sering basa basi

Tentang KAP

Selamat datang di keluarga kecil Komunitas Anak Pendiam!

Komunitas Anak Pendiam atau sering disingkat dengan KAP. Merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh anak-anak pendiam dari seluruh penjuru Indonesia. Kami berharap komunitas ini bisa menjadi tempat bertukar cerita, bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalani hidup sebagai pendiam.

Mari bergabung di grup KAP (Komunitas Anak Pendiam)..

Terpopuler