Sunday, 9 August 2015

Sobat KAP, ketika pertama kali bergabung dengan KAP (Komunitas Anak Pendiam), apa sih yang ada di pikiran kalian? Isinya orang pendiam, di linimasa grup isinya postingan sharing para member, dan lain sebagainya. Dan pasti juga ada yang melihat logo dari KAP itu sendiri. Dan pasti juga bertanya-tanya, apa sih sebenarnya filosofi dari logo tersebut? Kenapa burung?
logo KAP

Kali ini, KAP akan mengupas tuntas filosofi makna dari logo KAP tersebut. Walau sebenarnya sudah sangat terlambat banget, mengingat logo sudah dibuat dua tahun yang lalu. Namun, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan?

Simbol burung
simbol burung logo KAP
Sadar atau tidak bahwa wujud burung yang merupakan bagian terpenting dari logo KAP tersebut merupakan jelmaan dari huruf “K”, “A, dan “P”? K.A.P. sendiri adalah singkatan dari Komunitas Anak Pendiam.

Kenapa burung?
Sebelumnya, burung di sini tidak mengkhususkan jenis burung tertentu. Namun yang jelas adalah salah satu spesies binatang burung yang bersayap dan bisa terbang. Burung identik dengan kebebasan. Mereka terbang ke manapun sesuka hati mereka. KAP berfikir bahwa anak-anak pendiam membutuhkan kebebasan. Kebebasan untuk bertindak, kebebasan tampil di depan umum tanpa kekangan malu, dan kebebasan lainnya tanpa dihalangi atau terhalangi. (dalam tanda kutip, kebebasan dalam hal positif)

Warna biru
warna biru pada logo KAP
Kata K.A.P. yang membentuk wujud burung tersebut dibalut dengan warna biru. Warna biru sendiri identik dengan ketenangan, lembut, damai. Dengan warna biru tersebut, diharapkan dapat mewakili kepribadian anak pendiam pada umumnya. Yaitu tenang, lembut dan cinta damai.

Paruh burung berwarna merah bata (orange)
paruh pada logo KAP
KAP berfikir, dengan menempatkan warna orange pada paruh burung dapat menjadi simbol dari harapan. Semua orang punya harapan, tidak terkecuali anak pendiam. Harapan, cita-cita, tujuan, rencana  sebuah pencapaian akan seperti apa mereka kelak. Ketika seekor burung mengincar targetnya, paruhnya yang pertama kali membidik.



Pita hijau bertuliskan “Komunitas Anak Pendiam”
pita hijau pada logo KAP
Selain sebagai wadah identitas atau nama pada sebuah logo, pita tersebut juga ada maknanya. Warna hijau KAP identikkan dengan bumi dan kehidupan. Anak-anak pendiam hidup di bumi. Dan bumi tidak hanya berisi orang-orang yang pandai bicara, bergaul, dan ekstrovert. Bumi juga diisi oleh orang pendiam. Kehidupan butuh keseimbangan. Antara pendiam dan bukan pendiam, atau introvert dan ekstrovert. Mereka hidup saling berdampingan.

Makna keseluruhan dari logo KAP tersebut, KAP berharap bahwa anak pendiam juga mendapatkan kebebasan dalam bergerak dan selalu memperjuangkan cita-cita mereka. Walau pendiam adalah kaum minoritas di dunia,  buktikan bahwa kalian mampu sejajar dengan kaum mayoritas. Kita pendiam, kita berbeda, kita istimewa.

Salam hangat, Admin KAP

1 comments:

Mudrikul Hikam said...

saya mau bertanya, itu jumlah bulu di masing2 sayap burung ada maknanya kah?

Tentang KAP

Selamat datang di keluarga kecil Komunitas Anak Pendiam!

Komunitas Anak Pendiam atau sering disingkat dengan KAP. Merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh anak-anak pendiam dari seluruh penjuru Indonesia. Kami berharap komunitas ini bisa menjadi tempat bertukar cerita, bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalani hidup sebagai pendiam.

Mari bergabung di grup KAP (Komunitas Anak Pendiam)..

Terpopuler