Friday, 3 July 2015

Pendiam dan introvert selalu diidentikkan dengan pemalu. Karena memang sebagian besar pemilik karakter tersebut juga mempunyai sifat penyerta, seperti pemalu. Pemalu adalah mereka yang memiliki rasa malu lebih besar daripada kebanyakan orang lain. Rasa malu yang besar itulah yang membuat mereka suka minder, tidak percaya diri dan pemalu. Rasa malu merupakan mekanisme perlindungan diri dari berbagai kondisi yang tidak diinginkan.
Pemalu

Banyak orang mengira bahwa sifat pemalu adalah bawaan lahir, genetik, bahkan nasib. Walau ada beberapa kondisi mental karena bawaan genetik, namun sifat pemalu tidak ada kaitannya sama sekali dengan itu. Sifat pemalu terbentuk akibat dari kondisi psikologis pada individu yang terlalu membatasi diri dengan lingkungan sosial. Namun, kondisi ini bukan Fobia Sosial. Bila fobia sosial akan merasa cemas dalam lingkungan sosial, pemalu hanya merasa dirinya menjadi pusat perhatian ketika di lingkungan sosial. Dan itu tidak menyenangkan bagi mereka.

Faktor penyebab seseorang memiliki sifat pemalu sangat beragam. Karena rasa malu tiap-tiap orang berbeda-beda. Namun, pengaruh terbesar disinyalir adalah karena perlakuan dan pola asuh anak ketika kecil yang salah. Misalnya, seorang anak mengalami kekurangan fisik tertentu yang membuat ia diejek teman-temannya. Diperparah dengan kurangnya pendidikan mental dan psikis dari orang tua.

Apakah kalian pemalu? Tidak salah menjadi pemalu, karena malu adalah sifat alami manusia. Asal tidak malu-maluin. Namun, bila sifat pemalu tersebut mengganggu kehidupan, bahkan menghambat kesusksesan kita, sudah selayaknya sifat pemalu tersebut dikurangi, atau bahkan dihilangkan. Berikut KAP punya beberapa tips mengatasi sifat pemalu yang mungkin bisa membantu kalian para pemalu.

1. Berpikir positif

“Mukaku jelek, hitam, jerawatan. Aku malu bertemu orang-orang.”
Itu adalah salah satu contoh kecil dari minder, yang akan membuat seseorang menjadi pemalu. Mulai sekarang, berhentilah berpikir kalau kamu penuh dengan kekurangan. Berpikir positif bahwa kekuranganmu tidak akan membuat orang lain memandang rendah kamu. Selain membuat kamu jadi lebih menerima keadaanmu, itu juga dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Rasa Malu

2. Stop menyebut diri kamu pemalu!

Mengetahui diri sendiri memang bagus. Itu akan membantu kita dalam menjalani hidup dan mencapai tujuan kita. Namun, terlalu melabeli diri dengan suatu pemahaman bukanlah hal yang bagus. “Aku adalah pemalu, maka aku harus gini gini gini. Aku tidak boleh gitu gitu gitu.” Nah, seperti inilah yang disebut melabeli diri. Cukup sadar diri saja bahwa kamu adalah pemalu. Karena melabeli diri seperti itu akan membuatmu sulit untuk berubah menjadi tidak pemalu.

3. Jangan terlalu pede

Bukan. Percaya diri tidak ada salahnya sama sekali, tapi justru bagus. Namun, di sini adalah terlalu pede berpikir bahwa kamu adalah pusat perhatian. Perlu diketahui bahwa orang lain tidak sebegitu pedulinya dengan diri kamu. Apalagi memperhatikan dan menghakimi setiap tingkah polah kamu. Kalau kamu membuat kesalahan dengan dirimu sendiri, sebenarnya orang lain akan mudah melupakan hal itu daripada kamu sendiri. Jadi, jangan terlalu kepedean. Terkadang sikap cuek juga perlu digunakan untuk mengatasi sikap pemalu yang seperti ini.

4. Jangan mencoba menjadi sempurna

Kita semua tahu bahwa manusia adalah makhluk yang jauh dari sempurna. Dan masing-masing orang mempunyai kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Jadi, jangan pernah mencoba menjadi makhluk yang sempurna. Karena biasanya pemalu yang seperti ini disebabkan oleh faktor ingin terlihat sempurna di mata orang. Tidak ingin membuat sedikitpun kesalahan, atau tidak ingin mengecewakan orang lain.

5. Terima pujian dan kritikan

Ketika kamu dipuji, jangan sekali-sekali menolak pujian tersebut.
A: “Kamu pintar banget.”
B: “Ah engga, tadi hanya asal tebak aja. Aku sebenarnya bodoh.”
Stop melakukan hal itu! Setiap ada yang memuji kamu, jangan menggeleng dan meyakinkan orang lain bahwa kamu tidak seperti itu. Cukup tersenyum dan berterimakasih. Dengan menerima pujian, kamu akan terbiasa menerima pendapat orang lain tentang diri kamu, termasuk kritikan. Bila orang lain mengkritik kamu, jangan jadikan kritikannya sebagai bahan untuk membuat kamu down. Jadikan kritikan sebagai bahan untuk berbenah diri.

6. Perbanyak sosialisasi

Pemalu pasti sering menarik diri dari lingkungan sosial. Bukan karena tidak suka atau takut bersosialisasi. Tapi malu. Cobalah untuk keluar dari zona nyaman kamu. Bersosial dengan orang lain, dimulai dari hal yang kecil. Misal dengan keluarga, kemudian dengan teman dekat, lalu dengan tetangga, dan seterusnya sampai kamu tidak malu lagi berada di lingkungan sosial. Jangan hindari sosialisasi! Hadapi berbagai macam orang di dunia ini!
Malu Bertemu Orang

7. Lebih terbuka

Terbuka, tertutup. Ekstrovert, introvert. Walau itu merupakan sifat alami manusia, namun tidak bagus juga bila kita hanya berpedoman pada satu sifat saja. Walau kamu tertutup, cobalah untuk sedikit terbuka. Tidak perlu terbuka pada banyak orang, cukup dengan orang terdekat saja, misal keluarga. Jangan tutupi sifat pemalu kamu pada keluarga. Bicarakan rasa malu dan kendala yang membuatmu jadi pemalu, kepada keluarga. Menjadi terbuka akan membuat kamu tenang, karena beban menjadi pemalu sudah tercurahkan. Syukur bila keluarga memberikan support pada kamu untuk berjuang melawan sifat pemalu kamu.

8. Tetap tenang

Ketika kamu menghadapi situasi yang membuatmu canggung, usahakan untuk tetap tenang dan atur nafas. Jangan biarkan kondisi canggungmu bertambah parah karena pikiranmu berkecamuk. Slow down, and breathe!

9. Olahraga rutin

Percaya atau tidak, olahraga dapat meningkatkan percaya diri kita. Aku sudah membuktikannya sendiri. Itu karena olahraga dapat membentuk badan ideal kita. Sehingga kita akan semakin pede dengan postur tubuh kita. Jadi, usahakan olahraga rutin minimal seminggu sekali.

10. Berlatih di depan cermin

Cara ini bisa dibilang cara yang paling sering dilakukan kebanyakan orang untuk mengurangi rasa malu. Biasanya mereka melakukannya untuk persiapan tampil di depan umum. Bagi seorang pemalu, berlatih bicara, berjalan, bergerak, dll di depan cermin sangat membantu. Bayangkan bahwa kamu adalah seorang artis. Kamu masuk ke dalam sebuah ruangan yang dipenuhi dengan fans kamu. Berdiri tegak dan berjalan menuju cermin di dalam ruangan itu. Tataplah wajah kamu di cermin dengan seksama, sambil tersenyum. Lakukan hal itu secara rutin minimal lima kali dalam sehari. Cara ini dapat mengurangi rasa malu berlebihan ketika berjumpa dengan banyak orang.

Itu saja tips mengatasi sifat pemalu yang bisa KAP berikan. Mungkin tiap orang punya cara sendiri untuk mengatasi rasa malu. Karena memang cara perlakuan setiap orang berbeda-beda. Keberhasilan tergantung dari usaha, tekad, komitmen, dan doa kamu sendiri. Semoga bermanfaat.

Regard!


Special thanks to: Vemale.com

0 comments:

Tentang KAP

Selamat datang di keluarga kecil Komunitas Anak Pendiam!

Komunitas Anak Pendiam atau sering disingkat dengan KAP. Merupakan sebuah komunitas yang diisi oleh anak-anak pendiam dari seluruh penjuru Indonesia. Kami berharap komunitas ini bisa menjadi tempat bertukar cerita, bertukar pikiran, dan pengalaman dalam menjalani hidup sebagai pendiam.

Mari bergabung di grup KAP (Komunitas Anak Pendiam)..

Terpopuler